Pengguna Internet Di Indonesia Mencapai 143 Juta Orang

internet
Internet ilustrasi via wikimedia
Saat ini populasi penduduk Indonesia Mencapai 262 juta orang. Tak heran, jika Indonesia menjadi salah satu negara dengan kepadatan penduduk yang terbesar di Dunia.

Lalu bagaimana dengan penggunaan internetnya? Melansir dari halaman tekno.kompas.com (22/02/18), lebih dari 50 persen atau sekitar 143 juta orang telah terhubung jaringan internet sepanjang 2017, setidaknya begitu menurut laporan teranyar Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)

Pengguna internet di Indonesia , 72,41 persennya masih dari kalangan masyarakat urban. Pemanfaatan internet di Indonesia sudah lebih jauh, bukan hanya untuk keperluan komunikasi saja, tetapi juga di manfaatkan untuk belanja secara online, memesan tiket, memesan transportasi online, berbisnis dan masih banyak yang lainnya.

Dari data pengguna internet tersebut, masyarakat Jawa paling mendominasi penggunaan internet yakni 57, 70 persen, di susul Sumatra 19, 09 persen, Kalimantan 7,97 persen, Sulawesi 6, 73 persen, Bali-Nusa 5, 63 persen, dan Maluku-Papua 2,49 persen.

Di lihat dari data di atas, penggunaan internet di Indonesia belum sepenuhnya merata.
Mayoritas Pengguna Masih Usia Muda Era digital seperti sekarang, internet tidak bisa di lepaskan dari kegiatan sehari-hari, khususnya bagi kalangan milenial. Sebanyak 49, persen pengguna internet di Indonesia masih berusia 19 sampai 34 tahun.

Para kaum muda ini menggunakan internet untuk berbagai macam, misal bersosial media, belanja online, game online dan masih banyak yang lainnya.

Selanjutnya, pengguna internet di Indonesia sebanyak 29,55 persen berusia 35 hingga 54 tahun. Kelompok ini berada pada usia produktif dan mudah beradaptasi dengan perubahan.

Posisi ketiga di tempati usia Remaja berkisaran umur 13 hingga 18 tahun dengan porsi 16,68 persen.

Dan yang terakhir, porsinya hanya 4,24 persen yaitu para orang tua.


Selain faktor usia, faktor pendidikan mempengaruhi penggunaan internet di Indonesia. Sebanyak 88,24 persen dari mereka yang menggenggam gelar S2 dan S3 terhubung ke internet. Mayoritas lulusan S1 dan Diploma juga telah menggunakan internet, yaitu sebanyak 79, 23 persen. Di beberapa universitas dan akademi kejuruan, internet memang telah menjadi bagian penting dari proses belajar-mengajar.

Misalnya tugas dari kampus akan di kumpulkan leawat e-mail bukan lagi berbentuk lembaran kertas. Selain itu, para mahasiswa akan mencari refrensi dari internet, e-book bukan lagi dari buku fisik. Dalam sistem admintrasipun sudah terhubung secara online.

Sedangkan untuk yang tingkat pendidikannya sampai SMA sederajat, SMP sederajat, SD sederajat dan yang tidak sekolah, presentase pengguna internetnya secara berurutan 70,54 persen, 48,53 persen, 25,10 persen, dan yang tidak bersekolah persentasenya 5,45 persen.

Selain pendidikan, faktor ekonomi juga mempengaruhi penggunaan internet di Indonesia. Mayoritas pengguna internet di Indonesia berasal dari kelas menengah ke bawah.

Dari 143 juta masyarakat Indonesia yang sudah terkoneksi internet, sekitar 62, 5 juta masyarakat kelas menengah ke bawah yang menggunakan internet. Dan untuk masyarakat kelas atas sebesar 2,8 jiwa.

Dalam survei ini, APJII menggunakan 2.500 responden dengan margin of error +-1,96 persen dan level of confidence 95 persen. Pengumpulan data ini melalui wawancara dengan bantuan kuesioner. Responden berasal dari enam wilayah Indonesia, yakni pulau Jawa, pulau Sumatera, pulau Kalimantan, pulau Sulawesi, pulau Bali-Nusa, dan pulau Maluku-Papua.

APJII menggunakan metode multi stage cluster sampling, yakni urban, rural-urban, dan rudal. Survei dengan metodologi ini di klaim bisa mengetahui persoalan yang di hadapi terkait penetrasi internet di Indonesia.

Sumber Refrensi: tekno.kompas.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel