Selasa, 03 April 2018

Kena Sindiran Dari Bos Apple, Mark Zuckerberg Sindir Balik

Mark Zuckerberg via flickr.com/Brian Solis
Akhir-akhir ini Bos Facebook, Mark Zuckerberg masih menjadi perhatian media. Semenjak mencuatnya kabar tak sedap yang di alami facebook, lantaran diduga facebook kebocoran data penggunanya yang mencapai 50 juta, Mark sebagai orang paling penting di facebook, menjadi bulan-bulanan masa. Ia di tuntut untuk memberikan keterangan dan bertanggung jawab apa yang sebenarnya terjadi.

Rekomendasi: Indonesia Peringkat 4 Sebagai Pengguna Facebook Terbanyak Di Dunia

Sindiran-pun mulai bermunculan, tak terkecuali sesama Bos teknologi, seperti CEO Apple, Tim Cook. Mendapat sindiran dari Tim Cook, Mark Zuckerberg tidak tinggal diam. Bos Facebook itu juga sindir balik Tim Cook.

Mengutip laman detik.com, (03/04/18), Dlam sebuah wawancara, Tim Cook di beri sebuah pertanyaan, apa yang akan ia lakukan jika ia menjadi Mark Zuckerberg, dan Facebook berada dalam kondisi saat ini yang tertimpa maslah penyalahgunaan data user. Pertanyaan itu lantas dijawab dengan singkat namun menohok oleh Tim Cook.

"Saya tak mungkin ada dalam situasi tersebut," jawab Tim Cook dengan ekspresi wajah terkesan jijik.

"Dari sudut pandang saya, pihak manapun tak semestinya memiliki kemampuan mengetahui apa yang seseorang cari di internet dalam waktu bertahun-tahun, siapa yang di hubunginya , apa yang di suka dan yang tak di sukainya, dan informasi sensitif lainnya," katanya di kesempatan seblumnya.

Pihak Facebook-pun lantas tidak berdiam diri. Dalm wawancara terbaru, Mark menyerang Cook dengan mengatakan apa yang di singgung Tim Cook soal Fcebook tidaklah benar atau mengandung kepalsuan. Mark juga menambahkan antara Apple dan Facebook adalah perusahaan yang berbeda dan model bisnisnyapun tidak sama.

Apple menjual produk gadget seperti iPhone sedangkan Fcaebook layanan gratis yang mengandalkan pendapatan dari iklan.

"Realitasnya adalah jika kamu ingin membangun layanan yang membantu menghubungkan setiap orang di dunia, maka sebenarnya tidak banyak yang bisa membayarnya," kata Mark yang di kutip dari detikinet via Value Walk.

Maka dari itu, untuk memungkinkan layanan Facebook secara gratis, iklan adlah jawabannya. Itu juga terjadi pada beberapa media lain. "Ada perusahaan yang bekerja keras membebani Anda biaya lebih banyak , ada yang bekerja keras agar Anda membayar lebih sedikit,a" katanya mengutip detikinet via Jeff Bezos.

Selain Facebook, sebenarnya masih banyak media yang menggratiskan layanannya dan menggantungkan pendapatannya melalui ikalan.

0 komentar

Posting Komentar