Jumat, 28 April 2017

Definisi Hacker


https://morguefile.com
Berdasarkan RFC 1392, mengenai Internet Users' Glossary. Definisi Hacker adalah: Individu yang tertarik mendalami secara khusus cara kerja suatu internal sistem, komputer, dan jaringan. Sedangkan cracker adalah individu yang "memaksa" masuk ke suatu sistem secara sengaja tanpa  izin dengan tujuan yang buruk. Kedua istilah itu serinng di salahartikan dan di anggap sama. Padahal, secara prinsip hacking dan cracking jelas-jelas berbeda.

Bagi orang awam, hacker mungkin bisa di anggap orang jahat. Apalagi baru-baru ini di media massa sering membiratakan salah seorang hacker yang ke tangkap polisi cyber crime. Yang katanya hacker itu sudah berhasil meretas ribuan situs website dan telah mendapatkan ratusan juta dari aksinya. Dengan begitu, orang awam yang tidak tau menau tentang definisi hacker pasti akan menghakimi bahwa hacker itu sangat jahat. Padahal jika Anda yang awam mau mengenali lebih dekat tentang definisi hacker, Anda yang awam akan tau bahwa hacker itu bukan orang jahat, dan yang jahat itu cracker.

Hacker memiliki tujuan yang beragam, ada yang baik dan buruk. Berikut ini 4 kategori hacker yang saya kutip dari salah satu buku yang berjudul Web Hacking:

White Hat Hacker adalah lebih sering di sebut dengan Ethical Hacker merupakan julukan bagi peretas yang secara etis  tidak mengambil keuntungan  dari kelemahan dalam suatu sistem komputer. White Hat secara umum mempriotaskan dirinya untuk melindungi sistem tersebut. Bisa menyerang maupun mencegah.

Blue Hat Hacker adalah merupakan peretas yang bekerja untuk perusahaan atau instansi. Mereka bekerja untuk melakukan uji coba sistem keamanan komputer sebelum di pasarkan.

Gray Hat Hacker merupakan peretas yang tidak bekerja tetap, mereka bekerja sebagai pekerja lepas di internet. Pekerjaannya tidak bisa di katakan baik atau buruk, tergantung kemana angin berhembus.

Black Hat Hacker biasanya menggunakan IRC Server pribadi, tidak ada aturan sama sekali. Berdasarkan tujuannya, Black Hat  Hacker terbagi menjadi Defacer, Carder, Spammer, Cracker, dan Lamerz. Inilah yang sebenarnya hacker jahat.

Semoga dengan beberapa keterangan di atas Kita semua bisa menyadari dan memahami bahwa Hacker itu bukan sesuatu yang harus di takuti dan di benci, karena mereka juga manusia seperti kita, yang tidak lepas dari dosa.

Sebelum mengakhiri tulisan ini, saya akan memberi catatan Manifesto Hacker yang di muat pertama kali oleh majalah Pharack, edisi  25 September 1986. Hacker itu menggunakan nick name, The Mentor. Berikut adalah isi dari manifesto tersebut.

Ini adalah dunia kami sekarang, dunianya elektron dan switch, keindahan sebuah baud. Kami mendayagunakan sebuah system yang telah ada tanpa membayar,  yang bisa jadi biaya tersebut sangatlah murah jika tidak di jalankan dengan nafsu tamak mencari keuntungan, dan kalian sebut kami kriminal. Kami menjelajah , dan kalian sebut kami kriminal. Kami hadir tanpa perbedaan warna kulit, kebangsaan, ataupun prasangka keagamaan, dan kalian sebut kami kriminal. Kalian membuat bom atom, kalian mengejar peperangan, kalian membunuh, berlaku curang, membohongi kami dan mencoba menyakinkan kami bahwa semua itu demi kebaikan kami, tetap saja kami yang di sebut kriminal. Ya, aku memang kriminal. Kejahatanku adalah rasa keingintahuanku. Kejahatanku adalah menilai orang lain dari apa yang mereka katakan dan pikirkan, bukan pada penampilan mereka. Kejahatanku adalah menjadi lebih pintar dari kalian, sesuatu yang tak kalian maafkan. Aku memang seorang Hacker, dan inilah manifesto saya. Kalian bisa saja menghentikanku, tapi kalian tak mungkin menghentikan kami semua. Bagaimanapun juga, kami semua senasib seperjuangan.

0 komentar

Posting Komentar